Lembaran Dakwah Para Da’i

“Dakwah sebagai tujuan” tegas Ustadz Abdur Rochim selaku Direktur Niaga majalah Hidayatullah yang menjadi pondasi kuat yang ditanam dari pertama kali Hidayatullah berdiri, 40 tahun yang lalu. Sudah tidak diragukan lagi bagaimana Hidyataullah mencetak kader-kader da’I yang hebat. Sejak berdiri 7 Januari 1973 Ustadz Abdullah Said sudah menanamkan dalam-dalam pondasi dakwah yang Hidayatullah terapkan “Ingin menjadikan miniatur masyarakat islam” lanjut Abdur Rochim.

Hidayatullah didirikan berdasarkan pesantren di Balikpapan. Titik awal pengkaderan para da’i-da’I yang luar biasa dari segi ilmu, praktek dan hal keagamaan lain yang mereka butuhkan. “Praktek yang kami tekankan” tutur Abdur Rochim karena dia menuturkan juga bahwa penerapan masyarakat islami di mana praktek-praktek secara islami para da’I praktekan di mana pun dia di tempatkan.

DSCF4026

Sejak berdirinya, tepat di sekitar tahun 1978 Hidyataullah sudah mendirikan banyak sekolah-sekolah berbasis Islam yang ditempatkan di berbagai kota beberapa diantaranya Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah (STIEHID) di Depok, Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al-Hakim (STAIL) di Surabaya dan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Hidayatullah (STIS Hidayatullah) di Balikpapan yang menjadi basis-basis pengkaderan Da’i.

Lembaga pendidikan Hidayatullah meliputi Taman Kanak-Kanak dan kelompok bermain pra sekolah, Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah di hampir semua Daerah, Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah setidaknya ada di setiap Wilayah dan 3 perguruan tinggi di Surabaya, Balikpapan dan Depok.

Mulai tahun 1998 lembaga pengkaderan da’i ini telah menghasilkan lulusan dan telah mengirimkan da’i ke berbagai daerah terutama Indonesia Bagian Timur dan Tengah “Banyak juga da’I yang kami kirim ke wilayah-wilayah minoritas. Menjadi tantangan tersendiri bagi para da’I dan kami secara lembaga” tutur Abdur Rochi. Setidaknya setiap tahun, Hidayatullah mengirimkan 150 da’i ke berbagai daerah di Indonesia dengan 50 di antaranya adalah lulusan strata satu dari lembaga pendidikan kader da’i.

Tantangan Terbesar

Sebagai lembaga dakwah yang sudah senior, kefasihan Hidayatullah dalam berdakwah sudah sangat teruji. Bahkan sebagai tantangan tersendiri bagi para pendakwah adalah saat mereka dikirim ke lokasi yang “minoritas” di mana masyarakat muslim di sana hanya sebagian kecil. “Menjadi tantangan tersendiri bagi kami untuk mewujudkan cita-cita Hidayatullah” yang menjadi kekuatan sebenarnya dari dakwah “Seperti Rasulullah ﷺ dahulu saat berdakwah” tambah Abdur Rochim.

“Membentuk miniatur masyarakat islam di penjuru Indonesia bukan hal mudah untuk dilakukan” tegasnya yang memang dalam kenyataan banyak mendapat tekanan. Abdur Rochim menuturkan da’i-da’I Hidayatullah sudah biasa masuk penjara “Selain itu untuk menghadapi zaman digital ini, tantangan terbesar kami adalah pengkaderan dari anak muda” tuturnya.
Harapan Masa Depan

Sebagai penerus generasi, peran anak muda sungguh sangat besar. Sama seperti yang diharapkan oleh Hidayatullah sebegai media dan lembaga dakwah. Peremajaan yang mengikuti perkembangan zaman tentu sangat berpengaruh dengan merasuknya dakwah dan pesan yang ingin Hidyatullah sampaikan. “Bagaimanapun kita harus mengikuti perkembangan zaman” tutur Abdur rochim yang menjadi pergerakan Hidayatullah untuk merekrut tenaga-tenaga muda.

Hingga hasil yang Hidiayatullah hasilkan selain kader-kader baru yang muda dan segar “juga pikiran-pikiran mereka yang kreatif yang kita tarik dan saring” tuturnya. Dengan begitu mimpi para pendiri Hidayatullah akan tercapai dengan cepat. “Dakwah hingga di kamar-kamar para muslimin lewat majalah ini, karena majalah ini adalah perasan dakwah para Dai-dai Hidayatullah” tutupnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s