Agar Doa Terkabul

Doa adalah salah satu ibadah yang disyariatkan untuk selalu di jalankan. Sebagai senjata utama para muslimin yang menadapat jaminan ijabah dari Allah dengan berbagai tuntunan yang juga harus diikuti. Diantara tuntunan itu ada adab-adab yang sering dilupakan oleh sebagian besar kita. Yang sering juga kita tidak menyadari bahwa dari adab-adab berdoa ini lah doa kita akan cepat di ijabah oleh Allah.

Seseorang yang berdoa hendaknya menghadap ke arah kiblat, dalam keadaan suci, mengangkat kedua tangan ke langit, kemudian memulai doanya dengan “Alhamdulillah, memuji Allah dan mengucapkan Shalawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, mendahulukan taubat dan istighfar sebelum menyebutkan hajatnya, lantas menghadirkan dirinya di hadapan Allah.

>> Mengawali dan mengakhiri Doa dengan Shalawat

Dari Ali bin Abi Thalib radliallahu ‘anhu yang menyatakan:

“Semua doa itu terhalang, sampai dibacakan shalawat untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam” (Syekh al-Albani menyatakan hadits ini adalah perkataan Ali bin Abi Thalib yang di derajatkan Hasan)

>> Memuji Allah dengan nama-Nya yang Agung (Asmaul Husna)

Sering kita berdoa kepada Allah tanpa memuji-Nya terlebih dahulu, sedangkan dari memuji-Nya Insyaa Allah doa kita akan cepat terangkat kepada-Nya

“Sungguh ia telah berdo’a pada Allah dengan nama yang agung di mana siapa yang berdo’a dengan nama tersebut (Yaa Hayyu dan Yaa Qayyum), maka akan diijabahi. Dan jika diminta dengan nama tersebut, maka Allah akan beri.” (HR. Abu Daud no. 1495 dan An-Nasa’i no. 1301. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).

Dua nama Allah ini terdapat di beberapa surat di Al-Qur’an, yang diantaranya ada pada surah Al-Baqarah : 255 (Ayat Kursi)

IMG_8841

>> Membaca Doa Dzun Nun (Nabi Yunus) saat berdoa

Tentu kita semua tahu kisah Nabi Yunus saat beliau ditelan ikan paus yang banyak diceritakan dibuku juga dalam Al-Qur’an. Saat di dalam perut ikan, Nabi Yunus berdoa yang Allah Abadikan di dalam Al-Qur’an dan tidak lama setelah berdoa Nabi Yunus di keluarkan oleh Allah dari perut ikan dan bergabung lagi dengan kaumnya kembali.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mensabdakan bahwa ada Faedah yang besar mengenai doa Nabi Yunus ini.

“Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah: LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHAALIMIIN (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya). Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya.” (HR. Tirmidzi no. 3505. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Sungguh besar Faedah Doa Nabi Yunus bila kita terapkan dan Tadabburi.

>> Manfaatkan waktu-waktu terkabulnya doa

Doa akan dikabulkan jika di dalamnya terkumpul kehadiran hati, konsentrasi secara penuh terhadap apa yang diminta, dan bertepatan dengan dalah satu dari enam waktu dikabulkannya doa, yaitu:
• Sepertiga malam terakhir
• Saat Adzan
• Antara Adzan dan Iqamat
• Setelah melaksanakan shalat wajib
• Saat imam naik ke atas mimbar pada hari Jum’at, hingga selesainya shalat Jum’at
• Saat-saat terakhir setelah waktu Ashar

>> Jangan tergesa-gesa dalam berdoa

Sering kita miminta terkabulnya doa dengan segera, yang ternyata hal ini dapat menjadi sebab doa kita terhalang untuk terkabul doa. Kita menganggap bahwa doa kita lambat dikabulkan, sehingga kita pun menjadi malas dalam berdoa hingga minunggalkannya.

muallaf

Dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Dikabulkan doa seseorang dari kalian selama ia tidak buru-buru, (dimana) ia berkata: ”Aku sudah berdoa namun belum dikabulkan doaku”’ (HR. Bukhari No.5981 dan Muslim No.2735).

Ini ibarat orang yang menabur benih atau menanam tanaman, kemudian ia menjaga dan menyiraminya. Namun, karena merasa terlalu lama menunggu hasilnya, orang itu pun membiarkan dan mengabaikan tanaman tersebut.

Dengan mengetahui banyaknya adab berdoa yang sering kita lupakan dan ternyata memiliki Faedah yang besar bagi terkabulnya Doa kita. Sehingga di kemudia hari, diharapkan kita lebih baik dalam berdoa dan semakin tawadhu dalam beribadah, Insyaa Allah.

(Dari Berbagai Sumber)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s