Membentuk Tokoh Islam

Membentuk kembali tokoh-tokoh seperti para Shahabat saat zaman Rasulullah ﷺ masih berdiri di bumi ini bukan urusan mudah. Dampak perkembangan teknologi yang mungkin banyak mempengaruhi generasi-generasi penerus bangsa sekarang. Di saat para Shahabat begitu bersemangat menuntut ilmu seperti Ibnu Abbas. Anak muda yang bernama lengkap Abdullah bin Abbas ini sudah menjadi penuntut ilmu yang ulung yang bahkan mampu menyaingi para Shahabat-shahabat yang lebih tua dari beliau.

Semangat Ibnu Abbas dimulai saat beliau diberikan wasiat oleh Rasulullah ﷺ.

“Wahai ghulam (anak kecil), sungguh aku akan mengajarkan beberapa kalimat (nasehat penting) kepadamu, (maka dengarkanlah baik-baik!):

>> Jagalah (batasan-batasan syariat) Allah, maka Allah akan menjagamu,
>> Jagalah (batasan-batasan syariat) Allah, maka kamu akan mendapati Allah di hadapanmu (selalu bersamamu dan menolongmu),
>> Jika kamu (ingin) meminta (sesuatu), maka mintalah (hanya) kepada Allah,
>> Jika kamu (ingin) memohon pertolongan, maka mohon pertolonganlah (hanya) kepada Allah,
>> Ketahuilah, bahwa seluruh makhluk (di dunia ini), seandainya pun mereka bersatu untuk memberikan manfaat (kebaikan) bagimu, maka mereka tidak mampu melakukannya, kecuali dengan suatu (kebaikan) yang telah Allah tuliskan (takdirkan) bagimu,
>> Seandainya pun mereka bersatu untuk mencelakakanmu, maka mereka tidak mampu melakukannya, kecuali dengan suatu (keburukan) yang telah Allah tuliskan (takdirkan) akan menimpamu, pena (penulisan takdir) telah diangkat dan lembaran-lembarannya telah kering.” (HR At Tirmidzi 7/228-229 –Tuhfatul Ahwadzi), hadits no. 2516), disahihkan oleh Syaikh Al Albani)

IMG 2-5014

Begitu dekatnya Ibnu Abbas dengan Rasulullah ﷺ membuat dia tumbuh menjadi orang yang berkepribadian luas dan luar biasa. Diusianya yang muda beliau mendapatkan gelar sebagai “Guru para Shahabat” karena begitu luasnya ilmu anak muda ini, tentu sebagai contoh yang baik bila kita ingin membentuk “Tokoh Islam”.

Sebagai salah satu Tokoh Islam sekarang, Adian Husaini sudah diakui sebagai salah satu ujung tombak dalam pembentukan pribadi-pribadi yang Islami. Bila kita berkaca kepada Ibnu Abbas, konsep yang diinginkan oleh Adian Husaini memang dekat. “Bagaimana sekarang anak-anak kita yang pintar malah masuk ke jurusan-jurusan kuliah yang umum, kenapa tidak menjadi ahli tafsir atau hadits?” tegasnya. Adian melanjutkan bahwa begitu butuhnya Indonesia akan ahli tafsir dan hadits yang mungkin sangat minim diminati anak-anak muda zaman sekarang, “Kesalahan banyak dari kita (orang tua) yang tidak memproyeksikan anak kita menuju ke sana (Ahli tafsir dan hadits).

DSC_0027

Pribadi tangguh yang lahir di Bojonegoro ini sudah melanglang buana dalam dunia dakwah dan kepengurusan Ummat. Jabatan yang dia sandang diantaranya ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, sekretaris jenderal Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI) (2005-2010), anggota pengurus Majlis Tabligh Muhammadiyah (2005-2010), dan Anggota Komisi Kerukunan Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) (2005-2011). Sejak 2011, Adian memutuskan untuk mengkonsentrasikan diri di dunia Pendidikan Islam. Pemikirannya yang cemerlang sangat dibutuhkan untuk pembentukan pribadi bahkan tokoh-tokoh islam yang cakap.

“Kita mulai dari diri kita, baik yang anak dan orang tua” tutur pria yang lahir 17 Agustus 1965 ini. Pembentukan tokoh islam juga harus dimulai dari sekolah-sekolah islam yang dimulai sejak usia dini. Adian menuturkan sebagai orang tua janganlah kita memperlakukan anak sebagai “anak kecil” hingga besar. “Tidak ada namanya fase-fase pada anak dalam ilmu modern ini, islam mengajarkan hanya ada dua fase, sebelum baligh (anak) dan sesudah baligh (dewasa)” Adian melanjutkan untuk membentuk anak untuk menjadi dewasa, “Bukan memperlambatnya dengan fase-fase dari ilmu modern, lihat kebutuhan umat, bentuk lah anak kita untuk menjadi seperti itu” tegasnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s