Kekuatan Sedekah

Bagi Desy, kekuatan sedekah begitu dirasakan dalam hidupnya. Wanita yang bernama lengkap Desy laili hariyati mengawali masuk ke dunia “sedekah” saat menjadi donatur di tahun 1998. Saat menginjak tahun 2009 Desy menjadi koordinator donatur yang memiliki 70 donatur saat masa dia memimpin di wilayah Dinoyo. “Saat itu saya mendirikan Kampung Qur’an karena kondisi RT. 3 Dinoyo cukup mengkawatirkan karena banyak kasus keamanan dan kesejahteraan” cerita Desy.

Sedekah menjadi salah satu disiplin ilmu dalam islam. Begitu banyak Ayat dan Hadits yang menjelaskan kekuatan dari sedekah yang membawa keberkahan hingga melindungi diri dari api Neraka. Beberapa diantaranya adalah firman-Nya,

“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39)

Dikuatkan oleh motivasi dari Rasulullah ﷺ dalam bersedekah,

“Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim No. 2558)

IMG_9053

Rasulullah ﷺ menuturkan bahwa sedekah tidaklah mengurangi harta kita, justru ditambah oleh Allah ﷻ yang terdapat dalam firman-Nya,

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (Al-Baqarah : 245)

Hal inilah yang Desy alami sepanjang dia bergabung dengan YDSF. “Begitu banyak pengalaman saya merasakan keajaiban dan nikmat sedekah”. Dia bercerita saat dia menjadi koordinatur donatur di salah satu RT di Dinoyo dan membentuk Kampung Qur’an tidak bermodal apapun, hanya keyakinan kepada Allah.

“Saat itu Alhamdulillah semua warga RT. 3 sangat antusias memberantas kemaksiatan di wilayah sana” cerita Desy. Dengan solidnya 70 donatur yang Desy kepalai, dan bermodal keinginan pemberantasan kemaksiatan maka Kampung Qur’an Dinoyo. “Sekitar 5 rumah dijadikan kelas-kelas belajar Al-Qur’an,” lanjutnya.

IMG_9055

Memulai Usaha Karpet

Allah ﷻ di atas segalanya menjadi moto hidupnya sampai sekarang, bahkan setelah menikah dan memulai usaha. Ibu dari dua anak ini bercerita saat dulu memulai usaha dia sering membayangkan memiliki tempat berjualan di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya, Pasar Turi. “Saya dulu membayangkan ‘enak ya bisa berjualan di Pasar Turi’” yang Alhamdulillah Allah kabulkan. “Menjadi bagian dari YDSF banyak membawa keberkahan untuk saya” ceritanya.

Hanya membutuhkan satu bulan Desy bisa memiliki usaha sendiri. “Saya hanya bercanda dengan teman saya yang Qadarullah sedang membutuhkan distributor usahanya. Saya menawarkan diri secara bercanda yang diiyakan oleh teman saya” cerita Desy. Begitu juga saat dia membutuhkan modal dan tempat berjualan. Desy bercerita membutuhkan modal kurang lebih Rp 100.000.000 untuk memulai usaha ini. “Saat itu suami saya berkata ‘tidak usah dipikir, modalnya dari Allah’” tuturnya.

DSC_0004

Benar saja tidak berselang lama saat menjadi distributor usaha karpet dan keset temannya, seorang teman menginvestasikan modal kepada usaha Desy. “Sama juga saat saya diundang briefing di Pasar Turi bahwa ada pusat perbelanjaan baru yang bertemakan Syariah dan saya di tawari salah satu tempat di sana” cerita Desy. Usaha Desy dia namakan Bening Collection.

Sungguh Allah ﷻ tidak pernah ingkar dalam memberikan janji-Nya, terbukti pada Desy. Menjadi pengalaman berharga untuk Desy dalam mengamalkan sedekah di sepanjang hidupnya. “Modalnya yakin kepada Allah ﷻ. Karena segala yang kita memiliki adalah milik Allah ﷻ semua” tutup Desy.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s